Saturday, February 20, 2016

Penyebab transistor booster amplifier terbakar

Pada rangkaian amplifier terdapat beberapa komponen elektronika, pada amplifier yang menggunakan transistor, maka transistor adalah salah satu komponen yang sangat penting berperan pada kualitas audio amplifier itu sendiri. Dimana transistor terdapat 3 Bagian yaitu penguatan buffer , driver dan booster transistor.


Buffer power amplifier

 Rangkaian buffer amplifier berfungsi sebagai penyangga, dimaana rangkaian buffer berfungsi menguatkan arus , yang tegangan keluaranya sama dengan tegangan input.

Rangkaian skema buffer amplifer

Driver power amplfier

Seteleh arus dikuatkan maka tegangan dan arus akan dikuatkan lagi oleh rangkaian driver, diver atau pengendali power amplifier ini berfungsi sebagai penguat daya, dan selajutnya akan dikuatkan lagi oleh transistor booster.

rangkaian driver atau pengemudi power amplifier


Rangkaian transistor booster power amplifier

Penguatan yang terakhir adalah booster penguat daya pada rangkaian power amplifier. Penguatan power amplifier ini cenderung berpengaruh pada kualitas suara yang dikeluarkan ke speaker.

Rangkaian transistor booster power amplifier

Rangkaian booster amplifier memang sangat berperan penting pada kualitas suara, apabila transistor tersebut terbakar atau transistor mati, maka suara yang dihasilkan tidak akan maksimal , dan yang terjadi biasanya suara hanya tersengar , 'kresek', mendengung saja, atau tidak keluar sama sekali. Dan penyebabya, transistor pada power amplifier terbakar. Cek transistor booster amplifier menggunakan avo meter atau alat tester lainnya. jika terjadi konsleting ganti transistor yang baru. Dalam keaadaan matinsolder ulag transistor,  Jangan menolder dalam keadaan arus yang mengalir. Inti dari permsalahan penyebab transistor terbakar yaitu 
  • Kabel speaker konslet , bisa konslet terjadi pada + sinyal audio dengan massa atau ground.
  • Kinerja transistor sudah tidak bekerja normal' maka transistor akan keberatan jika mengangkat beban sepeaker yang tidak sesuai dengan kw motor.
  • Terjadi konsleting pada transistor buffer maupun driver
  • Output yang masuk ke speaker terlalu besar.
  • Kabel yang menuju ke speaker tidak ngepong dan kipas dan tidak tersangkur leh kipas motor.





EmoticonEmoticon