Sunday, February 14, 2016

Rangkaian 3 channel audio mixer

3 channel mixer audio dibangun menggunakan beberapa transistor amplifier. 3 channel sirkuit mixer audio ini membutuhkan tegangan 9VDC yang dapat disuplai dari baterai. 3 channel rangkaian mixer audio yang dirancang khusus untuk keperluan Amplifier umum.

Cara kerja rangkaian audio mixer

Karena rangkaian audio mixer ini dirancang khusus untuk tujuan mixer portabel untuk power ampli umum. Rangkaian ini hanya memiliki kontrol master volume tanpa kontrol nada . seri gambar yang terlihat di bawah ini mixer audio serangkaian mono, jika Anda ingin membuat 3 channel audio stereo mixer perlu membuat 2 buah dari serangkaian tiga channel audio mixer tersebut. Untuk lebih jelasnya, Rangkaian 3 channel audio mixer dapat dilihat pada gambar berikut

3 channel audio mixer
Diagram skema 3 channel audio mixer

Daftar Komponen skema 3 channel audio mixer

P1, P2, P3 = 5K
R1, R11, R15 = 180K
R2, R12, R16 = 2M2
R3, R13, R17 = 750R
R4, R14, R18 = 1K
R5 = 15K
R6 = 220R
R7 = 1.5K
R8 = 820R
R9 = 150R
R10 = 100K
C1, C6, C8 = 1μF-63V
C2, C4, C7, C9 = 100μF-25V
C3, C5 = 220μF-25V
Q1, Q4, Q5 = BC550C
Q2 = BC547 should
Q3 = BC557
J1, J2, J3 = 3mm Mono sockets
SW1, 2,3,4 = SPST Toggle

Dalam rangkaian 3 channel audio mixer dilengkapi dengan sebuah tombol di setiap chanelnya yang memilih impedansi masukan, ketika saklar SW1, SW2 dan SW3 di tempat terbuka maka input harus berasal dari sinyal output dengan tingkat tinggi seperti VCD, MP3 player, tape, komputer dan tuner. Dan di SW1, SW2 dan SW3 ditutup posisi, input harus berasal dari sinyal audio yang lemah seperti mikrofon.


EmoticonEmoticon