Friday, August 26, 2016

Penyebab Storing Audio Mobil

Storing pada audio mobil memang susah-susah gampang untuk mendeteksi atau menanganinya , ada banyak sekali penyebab storing pada audio mobil. Gejala yang ditimbulkan oleh audio storing terdapat pada suara yang dihasilkan oleh rangkaian audio, suara mengeluarkan bunyi ngiing ngiing , saat mesin menyala dan mengikuti gas ketika diinjak. Parahnya jika rangkaian audio mobil dalam posisi volume keras , suara storing pun juga ikut keras. Ini sangatlah menjengkelkan, dan dirasa sangat tidak memuaskan untuk audio dalam mobil.

penyebab storing audio mobil
Gambar Ilustrasi
Suara yang cukup menjengkelkan ketika audio pada mobil storing ini sangatlah berdampak buruk pada pengendara, lihatlah gambar ilustrasi mbaknya saja sampai jengkel hehehe. Suara storing biasanya terdapat pada audio mobil yang sudah dimodifikasi , biasanya menambahkan part-part seperti power amplifier , parametric equalizer , dll. Dan juga penggantian Head Unit (HU) ,atau penmabahan part High - Low Impedance Converter. Namun tidak perlu khawatir untuk mengatasi audio mobil yang storing anda bisa melakukan langkah - langkah berikut ini.

  1. Cek tegangan + 12V , kontak, dan massa pada Head Unit menggunakan Avo Meter atau alat ukur tegangan lainnya , tegangan yang masuk 12 V - 14,7 V DC. Jika tegangan kurang atau lebih ini bisa menyebabkan audio storing bahkan mati. Maka yang perlu anda lakukan bisa menyuntikkan tegangan jika kurang atau bisa mengurut jalur kabel, mungkin ada yang aus.
  2. Suntikkan tegangan massa langsung dengan bodi mobil dengan bodi HU, dengan cara menambahkan kabel dibaut dengan bodi mobil disambung dan dibaut oleh bodi HU.
  3. Cek tegangan pada komponen atau part audio tambahan , cara cek seperti mengecek tegangan pada HU. 
  4. Cek Sekring pada power amplifier biasanya terdapat pada dekat aki , dengan menggunakan kabel power yang khusus untuk audio. Cara mengecek dengan melepas kabel kemudian lihat apakah sekring terjadi korosi atau aus, yang menyebabkan tegangan kurang maksimal.
  5. Cek semua tegangan (-) pada part tambahan alangkah baiknya tegangan (-) langsung dihubungkan ke massa bodi mobil.
  6. Cek kabel massa bodi mobil yang langsung dari aki apakah masih bagus atau tidak.
  7. Cek jalur RCA atau kabel audio , usahakan kabel RCA tidak sejalur dengan jalur tegangan dan speaker. dan juga cek Soket Jack RCA apakah masih bagus atau tidak, ini yang juga banyak menyebabkan audio storing. Caranya nyalakan audio dan mesin , coba goyang-goyang pada bagian soket RCA jika ada perbedaan atau bahkan hilang. Mungkin Jack atau soket RCA bisa diganti dengan yang normal.
  8. Suntikkan masa bodi dengan (-) atau bodi RCA. Jika ada perubahan mungkin jalur RCA anda sudah ngepong atau aus. Biasanta juga terdapat pada penambahan part HighLow Converter.
  9. Cek Jalur output speaker power amplifier mobil, Jangan sampai output konslet, dan juga gandeng dengan masa bodi. 
  10. Cek smua speaker bisa menggunakan avometer,dan pindah saklar avo ke Ohm meter. speaker yang tidak normal biasanya jarum penunjuk akan naik namun tidak berbunyi kemresek sedikitpun pada speaker. Ini biasanya speaker konslet, dan power pun juga akan ikut konslet.
Dari semua langkah-langkah untuk mengatasi penyebab audio mobil storing jika anda lakukan dengan seksama dan teliti , maka audio yang storing bisa teratasi. Berdasarkan pengalaman saya saya sering menemukan penyebab pada nomor 7 dan 9. Selain itu kualitas komponen komponen rangkaian audio mobil , juga sangat berperan penting dalam menghasilkan audio yang enak didengar.



EmoticonEmoticon