Tuesday, August 9, 2016

Membuat Auto Start untuk Listrik dirumah

Rangkaian auto start / soft start ini berfungsi sebagai peredam beban tegangan masukan AC 220V , Ketika tegangan yang akan masuk pertama kali ke alat elektronik misalnya TV/ Kulkas / Setrika dll yang membutuhkan daya tinggi, maka beban pada listrik 220V otomatis akan tinggi, ini bisa menyebabkan listrik mati karena beban listrik berlebihan.

Rangkaian soft start



Rangkaian auto start atau soft start ini sangat direkomendasikan untuk penggunaan Listrik rumah yang berdaya rendah. Sehingga Listrik tidak akan mudah padam ketika menjalankan beberapa alat elektronika yang membutuhkan daya yang besar. Misalnya listrik anda masih 450 Watt akan menngunakan beberapa alat listrik seperti kulkas , TV , atau dinamo. Maka lonjakan tegangan awal akan diminimalisir oleh rangkaian soft start ini.

Cara kerja Rangkaian Auto Start / Soft Start

Cara kerja rangkaian ini sangat simple, dengan memanfaatkan Relay (Saklar Elektrik) , tegangan penuh yang akan masuk ke sebuah alat listrik akan dedelay beberapa detik. Yang berperan penting dalam delay ini yaitu dua Transistor BD139 ddan 9014 / 9013 dengan didukung RCD. Cara kerja delay ini dengan memanfaatkan rangkaian flip-flop yang dimodif sedemekian rupa sehingga, untuk mengendalikan relay bisa diatur berapa detik akan aktif. Intinya tidak sepenuhnya arus tegangan yang masuk ke alat listrik, sebelum relay berfungsi , karena di hambat dan dikopling oleh beberapa komponen resistor dan kapasitor. Dan Tegangan full  ketika relay aktif beberapa detik setelah Input 220V masuk.

Selain itu rangkaian ini juga berfungsi , Untuk meringankan beban listrik maka listrik yang dibutuhkan tidak begitu banyak dan akan menghemat pembayaran listrik anda. Kok bisa menghemat listrik? Iya, karena lonjakan tegangan awal saat pertama kali alat listrik beroperasi diredam, pada lonjakan awal ini yang membutuhkan daya besar juga.


EmoticonEmoticon