Saturday, August 6, 2016

Rangkaian Power Supply cocok untuk Amplifier

Berikut ini adalah rangkaian power supply yang sangat cocok digunakan pada rangkaian power amplifier dengan daya yang besar, namun juga bagus juga untuk rangkaian power amplifier yang berdaya rendah.

Rangkaian Power Supply untuk Amplifier

Cara kerja rangkaian ini cukup sederhana , dari tegangan AC 220V masuk ke sekring dan kemudian baru masuk ke trafo dan diberi kapasitor , untuk diturunkan tegangan nya sesusai kebutuh power amplifier. Lalu tegangan dari keluaran trafo ini akan disearahkan oleh dioda , sebelumnya melewati sekring agar lebih aman lagi. Setelah rangkaian disearahkan , kemudian tegangan masuk ke kapasitor , dan output sudah bisa memasokkan tegangan ke rangkaian power amplifier.

Beberapa fungsi dari setiap komponen, dan cara kerja komponen.

X-Capacitor

Komponen tersebut yaitu kapasitor non polar atau kapasitor tanpa kutub negatif dan positif. Sehingga dalam pemasangannya bolak - balik sama saja, komponen tidak akan rusak. Dan fungsinya sebagai kopling arus tegangan AC 220V yang akan masuk ke rangkaian power supply melalui saklar, dan yang dimaksud dengan kopling arus tegangan yaitu apabila Tegangan AC220V yang masuk ke rangakaian power supply tidak banyak drop , biasanya kalau drop jika kita menyalakan amplifier pertama kali akan terdengar suara jedug sesaat.

Main fuse

Main fuse atau sekring utama yang terdapat pada sebuah rangkaian , misalnya rangkaaian power amplifier, jika terjadi konsleting atau terjadi lonjakan arus tegangan yang tinggi sekring akan terputus dan tegangan yang masuk ke rangkaian sudah netral.

Electrostatic Screen

Pada gambar yang ditunjuk kita sebut saja trafo atau transformer. Dimana transformer atau trafo terbagi dari dua jenis yaitu trafo step up dan step down. Trafo memiliki 2 buah kumparan, kumparan primer dan sekunder. Tegangan input akan masuk ke kumparan primer dan tegangan output dikeluarkan oleh kumparan sekunder. Trafo step up berfungsi untuk menaikkan tegangan input yang nantinya kumparan sekunder akan mengeluarakan tegangan output lebih besar dari pada tegangan input. Trafo step down berfungsi sebaliknya dari trafo step up.

Dan pada rangakaian power supply diatas menggunakan trafo step down , tegangan masukan dari AC 220 V diturunkan sesuai kebutuhan tegangan power amplifier. Dan yang paling berpengaruh pada kualitas audio power amplifier yaitu besar kecil nya Amper dari trafo. Semakin besar keluaran arus trafo juga semakin bagus untuk rangkaian power amplifier, namun juga dengan keluaran tegangan yang dibutuhkan. Bayangkan jika anda merangkai rangkaian power amplifier dengan daya tinggi , semisal 1000W tapi menggunakan trafo 350 mA, maka percuma saja , dikarenakan power amplifier dengan daya 1000W membutuhkan amper yang besar.

Secondary fuse

Sekring kedua , sekring kedua ini juga sama fungsinya dengan sekring pertama. Akan tetapi sekring kedua ini akan memutus tegangan yang masuk kerangkaian power supply jika terjadi konsleting pada rangkaian, Namun tegangan AC220V yang masuk ke trafo akan tetap masih ada jika sekring pertama tidak terputus.

Bridge Rectifier with Snubbing capacitor

Komponen ini juga sering disebut kiprok , sebagai penyearah tegangan AC ke DC yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder trafo. Tapi pada setiap dioda terdapat kapasitor snuber, yang dimana kapasitor ini juga tidak lain fungsinya sebagai kopling arus. Dan juga menyimpan arus sementera jika dioda tidak dalam keadaan bekerja. Fungsinya juga bisa memperkecil lonjakan arus ketika power amplifier dinyalakan untuk pertama kali.

Reservior Capacitor

Kapasitor yang digunakan adalah kapasitor bipolar yang mempunyai kutub negatif dan positif , yang berfungsi sebagai penyimpan arus yang masuk dari dioda. Nantinya akan didistribusikan ke rangkaian power amplifier. Kapasitor ini juga sangat berperan penting dalam kualitas audio power amplifier. Dengan menggunakan kapasitor berkapasitas besar akan lebih bagus , karena pasokan tegangan yang dibutuhkan ketika nada rendah bass / subwoofer yang kenceng membutuhkan arus yang besar. Jadi, dengan menggunakan kapasitor berkapasitas besar akan kecil kemungkinan rangkaian power supply tegangannya drop.

Rangkaian Power Supply diatas sangat cocok digunakan pada power amplifier dikarenakan penggunaan komponen yang pas dengan fungsinya sehingga power supply malah tidak terbebani , untuk mensupplay rangkaian power amplifier.




1 Comments so far

service alat ukur jakarta
http://adrianengineers.webs.com


EmoticonEmoticon