Tuesday, August 20, 2019

`Mastech MS2115B Review USB Interface


Halo teman-teman pada video kali ini saya akan mereview sebuah tang ampere digital dengan merk mastech type MS2115B, berikut ini adalah box untuk tang ampere Mastech MS2115B,
yuk langsung dibuka saja isinya.
Ini ada tas poket atau tas kecil untuk tangampere nya sendiri. kemudian ada cd driver untuk PC atau Laptop, dan terakhir kertas manualnya.
Untuk tas poketnya apa saja isi didalamnya.
ini ada tang ampere, kemudian sepasang test leadnya. dan kabel usb untuk koneksi ke PC/Laptop. jadi hanya ini isinya.
Untuk tang amperenya sendiri cukup keren desainnya. dan warna juga lumyan mencolok pada bagian clampnya. tang amper ini Cukup besar juga dari perkiraan saya, daripada tang ampere uni T yang saya miilki, untuk beratnya juga lumyan lebih berat tang ampere ini,

Saya akan coba menyalakan tang ampere ini, sebelumnya pasang dahulu baterai pada bagian belakang.
Batere menggunakan baterei 9V/baterei kotak ya ini. kita pasang dahulu.
baterei sudah terpasang, kita coba putar sklar nya. Ini sudah  menyala
selain untuk pengukuran arus, tang ampere ini juga memiliki berbagai fitur untuk pengukuran tegangan, dioda, buzzer, resistansi, kapasitansi frekuensi dan NCV yang digunakan untuk mendetesi aliran listrik tanpa kontak langsung .kemudian  juga ada beberapa fitur tombol REL/ZERO untuk membandingkan pengukuran antara dua pengukuran, MAX/MIN pengukuran maksimal dan minimal, BL/RANGE BL digunakan untuk menyalakan lampu backlight LCD dan ketika saklar pada posisi pengukuran arus lampu senter pada bagian sini akan otomatis menyala. kemudian ada tombol HOLD untuk menjeda pengukuran. Kemudian ada tombol INRUSH dan FUNC atau fungsi digunakan untuk memindah fungsi pengukuran misalnya untuk pengukuran arus dc atau ac yang akan kita ukur. Dan fungsi INRUSH untuk mengetahui arus lonjakan yang mengalir dalam waktu yang singkat, misalnya kita akan mengukur arus pada SMPS saat pertamakali dinyalakan maka fitur INRUSH ini sangat membantu untuk mengetahui arus lonjakan pertama.
Dan untuk layar LCD pengukurannya juga ada mode dua fungsi pengukuran,
 misal kita mengukur arus tegangan AC maka akan tampil juga pengukuran frequensi tegangan tersebut. Untuk digit counts nya 6000counts.

Dan fitur yang menarik dari tang ampere ini, sudah bisa terkoneksi ke PC/Laptop dengan menggunakan koneksi kabel USB yang sudah disediakan. Untuk mengkoneksikan nya kita juga harus menginstal driver USB yang sudah disediakan di kaset driver. Atau anda juga bisa mendownload di link yang saya sediakan di deskripsi.


Untuk cara menginstal driver, pertama anda harus mengkoneksikan Tang amper ke PC/Laptop anda, kemudian extract file MS2115B Software.RAR, disini saya menggunakan OS windows10, kemudian buka folder yang diekstrak , lalu buka folder driver, windows 7, kemudian klik 2x installer ini. Lalu install , tunggu hingga proses selesai.

Setelah driver terinstal, buka aplikasi PC Link yang berada di folder MS2115B. Untuk pengaturan portnya anda bisa memilih AUTOSCAN, supaya jika kita memindah - mindah USB dia akan terdeteksi secara otomatis. Supaya aplikasi ini bisa membaca data dari tang ampere kita bisa klik RUN atau tombol play ini.

Kini tang ampere sudah terkoneksi, anda bisa melihat data pengukuran dari aplikasi ini, pengiriman data dari tang ampere juga cukup responsif, tidak lag atau bahkan stuck. selain itu kita juga melihat data log yang dihasilkan dari data pengukuran, data pengukuran ini selalu diupdati dalam watu 1 second.
Nantinya saya akan menggabungkan tang ampere ini dengan mulltimeter UNIT- UT61E untuk pengukuran yang lebih detail karena masing2 bisa terkoneksi ke Laptop untuk melihat data record pengukuran.

Harga dari tang ampere ini sekitar 1.1jtan sedikit lebih mahal dari holdpeak yang kemaren, namun untuk pengukuran saya lebih puas dengan menggunakan tang ampere ini. karena benar2 real True RMS. terlihat keren dan juga bisa terkoneksi via USB interface.

Cukup sekian sedikit review saya. terimaksih sudah menonton. jangan lupa untuk klik like,share dan subscribe! ditunggu ya lor.

Thursday, March 7, 2019

Cara menghilangkan suara jedug pada power amplifier TPA3116

Mengenai power amplifier tpa3116, power amplifier ini termasuk kategori class-d chip amp yang sekarang sudah banyak berbagai macam rangkaian power amplifiernya, mulai dari mono amp, stereo, 2.1, 4.1 dan lain-lain. Dengan bentuk dan desain yang mini, amplifier juga cukup bagus performa dan kualitas suaranya, dan juga sangat lebar tegangan psunya mulai dari 6V sampai 26V. Namun kelemahan power amplifier TPA3116 yang banyak beredar dipasaran, belum dilengkapi anti pop circuit atau anti jedug saat pertama nyala. Maka pada video ini saya akan berbagi rangkaian anti jedug yang sangat simpel dan sangat murah dan bagaimana cara memasangnya. Yuk langsung cek skema ini.
Berikut ini adalah skema rangkaian anti jedug yang cukup simpel bisa diaplikasikan pada power amplifier TPA3116, 
Cara menghilangkan suara jedug pada power amplifier TPA3116

Cara kerja rangkaian anti jedug ini hanya mengaktifkan input mute tepatnya pada pin atau kaki 12 IC, mute akan aktif beberapa detik bersamaan power amplifier start pertama kali, sehingga output atau keluaran pada speaker akan bisu atau mati selama beberapa detik dan suara jedug juga akan hilang. Selang beberapa detik mute akan nonaktif dan amplifier akan bekerja normal. Karena rangkaian ini memanfaatkan delay on dengan output tegangan low. Waktu delay bisa dirubah dengan mengganti kapasitor pada rangkaian, semakin besar nilai kapasitas kapasitor, maka semakin lama keluaran Low untuk menonaktifkan mute, dan sebaliknya nilai kapasitor semakin kecil maka semakin cepat.
Rangkaian ini sudah saya sesuaikan waktu delay nya, tidak terlalu lama dan tidak terlalu cepat. Yang sebelumnya sudah saya simulasikan menggunakan aplikasi proteus.

Untuk perakitannya, bisa disambung PTP, menggunakan PCB lubang, atau menggunakan pcb yang sudah didesain jalurnya.
Kali ini saya menggunakan PCB lubang saja untuk merangkainya.
Persiapkan semua komponen seperti :
Resistor 4k7, 22k dan 100k Ohm.
Kapasitor elco 10uF 25V
Transistor PNP 2N5401
Led warna hijau untuk indikator opsional saja.

Tancapkan komponen satu persatu, letakkan sesuai keinginan anda  atau sesuai divideo ini. kemudian sambungkan dan solder komponen seperti pada skema anti jedug tadi. Dan jangan lupa kopinya disruput :)

Kemudian solder kabel untuk tegangan VDD, ground dan yang masuk ke kaki 12,untuk memudahkan penyambungan pakailah kabel dengan warna yang berbeda,
Untuk kabel VDD pakai warna merah, GND hitam, dan untuk kabel ke kaki 12 ic warna kuning atau terserah sesuaikan selera anda. :)

Dan rangkaian anti jedug sudah siap dipasang ke power amplifier TPA3116.

Sebelum menyambungkan ke amplifier,  saya akan mencoba amplifier TPA3116 yang beredar dipasaran ini, disini saya hanya menyiapkan 2 buah kit amplifier yang berbeda produk. Berikut adalah power amplifier TPA dengan output 2.1 channel amplifier dan amplifier tpa 4.1 yang dilengkapi bluetooth, sebenarnya bukan 4.1 amplifier ini, karena output nya adalah 2 x stereo dan 1 output subwoofer.
Yuk langsung saja kita coba start pertama amplifier, Nah terdengera suara jedugdan amplifier sudah aktif.
Coba kita lihat grafik dari oskiloskop saat pertama start dan amplifier langsung aktif, keluaran ini ada tegangan dcnya tapi sangat kecil. Namun,meskipun kecil speaker akan bersuara jedug yang risih didengar dan lambat laun juga akan bisa menyebabkan speaker tidak normal lagi bahkan parahnya bisa mati.

Ini saya akan sambungkan rangkaian anti jedug ke amplifier, cari tegangan + dan sambungkan kabel merah, kemudian ground warna hitam, dan kabel kuning ke pin 12 IC, Untuk mengetahui pin 12 IC, buka heatsinknya, kemudian cari tanda pin 1 pada maka akan ketemu pin 12.

Langsung saja kita tes bagaimana ragkaian ini bekerja, 
nah suara jedug sudah hilang dan selang beberapa detik amplifier aktif, dan berfungsi normal.

Selain menggunakan rangkaian ini, anda juga bisa menggunakan speaker delay atau speaker protector, namun budgetnya pasti berbeda , daripada menggunakan rangkaian ini ya. Budget mungkin minimal 10ribu untuk speaker protector, itu per satu channel speaker lhoo. bagaiamana kalau banyak channel??? tinggal kalikan saja ya.
Kalau menggunakan rangkaian ini cukup 2ribu rupiah saja, bisa untuk beberapa channel. cukup murah dan simpelkan? 
Dan semoga video ini bermanfaat, dan jangan lupa klik like share dan subscribe. jika ada yang kurang jelas, bisa ditanyakan di kolom komentar.
Terimakasih.